Memaknai Tiga Tahun “Perspektif” Yogyakarta dengan Refleksi
Perspektifnews.Yogyakarta. Tiga tahun sudah Keluarga Perspektif Yogyakarta hadir di tengah khalayak. Lantas, bagaimana komunitas yang membuka ruang bagi difabel tumbuh percaya diri melalui media seni rupa, itu memaknainya? Di antara banyak cara, refleksi dan introspeksi, menjadi pilihan. Berpikir dan meninjau ulang (review/ flash back) tentang mengapa harus ada, apa yang sudah dilakukan dan menata yang akan dikerjakan, menjadi momentum berharga.
Demikianlah. Dibalut kebersamaan, dan rasa cinta menandai tiga tahun usia Perspektif Yogyakarta. Namun, kemeriahan acara potong tumpeng dan kue ulang tahun pun tetap ada. Kemeriahan, suka cita saat bernyanyi, tiup lilin bersama, merepresentasikan rasa syukur atas peringatan tiga tahun kelahiran kelompok itu. Minggu (22/10) bertempat di rumah salah seorang anggota, Nathan Tristhan Purwadi (10), di Perum Wirokerten Pratama Blok D 11-12, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, semua rangkaian acara itu dilangsungkan. Sedikitnya 40 orang hadir siang itu. Kehangatan dan kebersamaan sebuah keluarga makin teras. Saling mendukung. Semua hal positif menggambarkan kuatnya arti keluarga pada kelompok Perspektif Yogyakarta.